Halaman

Saturday, August 8, 2020

2020!

Eh nyedh apaansih tiba-tiba 2020? syok nggak sih? LOL
Mane katanya mau rajin nulis Blog? mau review drama/film/buku? mustahil terlaksana emang sih HAHAH kocik
Gue merasa tiap hari waktu berjalan semakin cepat, kayaknya sehari bukan 24 jam lagi deh.

    Awal 2019 gue masih nulis Blog menceritakan 2018 sembari berharap yang baik-baik untuk tahun berikutnya, sayangnya 2019 tidak pernah baik-baik saja teman. Hampir sama seperti 2017, ditahun itu gue benar-benar...apaya sedih aja gitu, sedih yang dipenuhi dengan iri dengki. Level iri dengkinya udah sampe ke tahap tidak baik sih sebenarnya karena udah memengaruhi kinerja diri sendiri. Gue mau cerita 2019 dikit (banyak deng) dan ceritanya terbagi menjadi 3 bagian:

Awal Tahun
Oke, jadi awal tahun itu gue berarti masuk semester 6 yah. Disemester itu matkul paling berkesan adalah LPK, beuh! the struggle was real broh, apalagi pas LPK kuanti, apalagi pas UAS mantap! tak akan kulupakan kisahku bersama SPSS dan kuisioner (thanks to Mawar dan Iky, teman sekelompok yang sungguh baik). Untung setelah LPK kuali bisa tenang dikit. Akhir semester di tengah-tengah kesibukan UAS, angkatan gue pengarahan buat magang. Seketika banyak banget yang harus dilakukan ina itu ina itu, sampe-sampe harus ngebatin terus "satu-satu Han, satu-satu..". Pertama, bingung milih tempat magang. Gue awalnya bingung mau ke Metro TV (karena gue Kriminologi Jurnalistik lol) atau ke CNN Indonesia TV yang udah jelas-jelas bisa sedikiti dibantu masuknya. Untung gue tidak membuat keputusan yang aneh-aneh tidak seperti keputusan yang lain-lain, akhirnya gue ikut Ilma dan Olla ngambil CNN. Kedua, urusan dokumen. Sembari UAS gue dan kawan-kawan membuat proposal magang dan dokumen-dokumen lain yang diperlukan. Singkat cerita, akhirnya gue dan teman-teman mengirim via e-mail semua yang dibutuhkan (CV, motivation letter, transkrip nilai dan surat keterangan). Menunggu balasannya yang lama setengah mati, ada faktor kepotong lebaran juga sih. Teman-teman yang lain satu persatu mulai dapat tempat magang. Lumayan stress juga karena nungguin kabar yang tidak pasti, sedangkan yang lain udah dapat tempat. Untungnya penantian berbuah manis, dapat jadwal wawancara dan mulai magang di CNN Indonesia TV pada 24 Juni 2019 (sampai 60 hari ke depan). Selesailah awal tahun gue.

Tengah Tahun
Kalau ada orang yang nanya, apa highlight 2019 gue, ya ini, magang di CNN Indonesia TV. Satu-satunya hal baik yang terjadi pada gue adalah dapat magang di tempat ini. Engga, gak selalu mulus kerjaan gue, tapi tetap magang ini adalah momen terindah 2019. Sampai 24 September 2019 gue jadi bagian program After 10 sebagai asisten produser. Kerjaanya apa? cari aja digoogle yah, kurang lebih sama. Awal magang satu hal yang gue khawatirkan adalah satu program sama teman-teman krim gue. Iya, gue gak mau satu program sama mereka, karena gue gak mau berbagi pengalaman yang sama, belum lagi kalau nanti dibanding-bandingin siapa yang lebih baik dari siapa (hadeuh mikirinnya aja males) mending kita di tempat yang berbeda aja biar sama-sama belajar sendiri. Hari pertama benar-benar definisi puyeng karena banyak banget hal yang harus dipelajari, tapi at the end of the day, gue bisa kuasai semua sih (thanks to lingkungan kerja yang nyaman dan sangat suportif). Senang banget sih ketemu produser, dan kakak-kakak yang super terbuka. Walaupun magang gue kagak nyambung-nyambung amat sama kuliahan gue, tapi tetap gue banyak belajar (banget). Menjelang akhir magang, kayak Agustus gitu, dimulailah hari-hari kelam gue. Iya, gue harus bersentuhan sama skripsi..maka udah saatnya masuk ke akhir tahun gue.

Akhir Tahun
Akhir tahun ini akan lebih detail gue tulis di post selanjutnya! nantikan!<3

Saturday, January 26, 2019

Korean Drama Review: About Time (2018)

Hai! Dikarenakan gue senang sekali nonton drama korea, rasa hati tuh ingin gitu mengeluarkan apa yang ada dibenak gue tentang drama-drama yang gue tonton. Itulah sebabnya gue mencoba untuk membuat tulisan ini untuk memenuhi keinginan hati yang terpendam.

    Perlu diketahui bahwa, tulisan ini bersifat opini ya, semua berdasarkan pemikiran gue doang, jadi kalau ada yang gak setuju ya boleh-boleh aja tentunya. Tulisan ini pun mengandung unsur-unsur spoiler, walaupun gak se-spoiler itu kok. Ini juga bukan tulisan seorang pakar perfilman jadi murni hanya sebatas pengetahuan gue dan menurut gue aja, jadi lebih ke respons gue HEHE.

Oke siap lets go!

asianwiki.com

Profil
Judul          : About Time
Hangul       : 멈추고 싶은 순간: 어바웃타임 (Meomchoogo Sipeun Soongan: Eobawoottaim)
Tahun         : 2018
Sutradara    : Kim Hyeong-Sik
Penulis        : Chu Hye-Mi
Stasiun TV  : tvN
Episode       : 16

Pemain
Lee Sung Kyung sebagai Choi Michaela
Lee Sang Yoon sebagai Lee Do Ha
Han Seung Yeon sebagai Jeon Sung Hee
Im Se Mi sebagai Bae Soo Bong
Kim Dong Jun sebagai Jo Jae Yoo
Ro Woon sebagai Choi Wi Jin
Kim Hae Sook sebagai Oh So Nyeo
Kang Ki Doong sebagai Park Woo Jin

dan sederet artis pendukung lainnya yang wajahnya pasti familiar seperti Na Young Hee, Min Sung Wook, Kim Gyu Ri, Tae In Ho dan sebagainya, yahui!

Sinopsis
Choi Michaela (Lee Sung Kyung) adalah seorang aktris musikal yang memiliki kemampuan untuk melihat waktu hidup orang lain dan juga dirinya sendiri. Dengan sisa waktu hidupnya yang tinggal sedikit, Choi Michaela ingin memanfaatkan waktu tersebut sebaik-baiknya. Ia kemudian bertemu dengan Lee Do Ha (Lee Sang Yoon), lelaki yang mampu membuat waktu hidupnya terhenti bahkan bertambah. Kisah cinta yang penuh dengan dilema pun akhirnya dimulai. 

Ulasantay
Asyedap akhirnya sampe dibagian respon kan yak. Ini drama genrenya bisa dibilang romantis fantasi kali yah. Sutradaranya sama dengan drama korea Phantom (2012) yang sempat booming pada masanya. Secara konsep ini menarik banget loh, bayangin aja bisa lihat sisa waktu hidup orang lain terus ketemu sama seseorang yang bisa membuat waktu hidup lo berhenti berkurang bahkan malah bertambah! orang kalau baca sinopsisnya pasti bakal tertarik deh. Takdir (ciee takdir) membawa Choi Michaela (Lee Sung Kyung), bertemu dengan Lee Do Ha (Lee Sang Yoon), ketika akhirnya ia tahu bahwa Lee Do Ha bisa menghentikan waktunya, ia memutuskan untuk mendekati Lee Do Ha supaya bisa hidup lebih panjang, secara Michaela ini masih mau mengejar mimpinya untuk menjadi seorang aktris musikal sedangkan sisa waktu hidupnya tinggal sedikit. Ternyata eh ternyata, setelah mereka jatuh cinta berjuta rasanya, kisah cinta mereka malah penuh dengan dilema, mulai dari waktu Lee Do Ha yang ternyata semakin berkurang karena waktunya terus berpindah ke Michaela hingga hubungan yang tidak direstui orang tua serta tunangan kaya yang resek. Nah itu, garis besar ceritanya begitu teman-teman!

Ciaa

    Dari segi cerita, konsepnya menarik (bahkan dibumbui oleh aksi-aksi musikal gitu) tapi sayangnya malah lebih menonjol cerita tentang cinta pertama, hubungan yang tidak direstui (bahkan masih ada adegan sogok menyogok ala-ala The Heirs) dan konflik pekerjaan, ketimbang tentang "life watch" itu sendiri, sesekali memang diselingi Choi Michaela yang membantu orang-orang yang sisa waktunya tinggal sedikit, tapi masih kurang gimana gitu kalau menurut gue. Episode pertama masih menarik, dua, tiga, sampe ketengah-tengah, ceritanya mulai sedatar itu, jadi agak susah sebenarnya buat nyelesain drama ini. Alur ceritanya sebenarnya tergolong cepat (jadi gak bertele-tele gitu maksud gue), tapi sangking cepatnya, ini Choi Michaela sama Lee Do Ha sampe gak sempet menunjukkan kalau mereka emang saling sayang. Jadi pas mereka pisah karena harus berjauhan, gue gak merasakan "yah anjir" gitu. Ceritanya baru up lagi pas udah mendekati akhir, endingnya pun tergolong happy ending yah bapak ibu semua konflik diselesaikan satu-satu, ada akhirnya semua, walaupun gue ngerasa aneh karena cenderung dipaksakan aja gitu Lee Do Ha-nya. Tapi tenang, kisah cinta adiknya Michaela, Choi Wi Jin (Ro Woon) dengan sahabat Michaela, Jeon Sung Hee (Han Seung Yeon) akan membawa angin sejuk buat drama ini. 

Ini pertemuan Michaela dengan mantan dan future Do-Ha (hmmm)

    Gue percaya, cerita dalam film/drama dan aktor/aktris yang memerankan itu saling memengaruhi. Jadi kalo ceritanya bagus tapi yang meranin gak bagus, ya hasilnya gitu aja, dan bagi gue (bagi gue nih ya), mau aktor/aktrisnya sebagus apapun kalo ceritanya gak menarik ya yaudah aja gitu. Drama ini pemerannya udah mantap lah ya, Lee Sung Kyung & Lee Sang Yoon, jam terbang udah oke. Tapi sayang banget gue tidak menemukan kemistri yang mantap dari kedua aktor/aktris ini, mungkin ini terkait gap umur yang jauh juga kali yah, secara Lee Sang Yoon ini udah tergolong ahjussi walaupun aura oppa nya masih semerbak mewangi. Kerasa aja gitu awkward nya mereka. Seperti yang gue bilang sebelumnya, ini alur ceritanya cepet, sehingga gak banyak adegan-adegan mereka menunjukkan kasih sayang kayak drama-drama picisan lain, tiba-tiba udah harus pisah. Mau sesedikit apapun adegan romantisnya, kalau memang kemistri antar aktris/aktor ini menyeruak, pasti akan kerasa kok rasa sayangnya (contoh: On The Way To Airport (2016) nya Lee Sang Yoon). Hal ini jadi berpengaruh ke cerita dibelakangnya soalnya, itulah kenapa gue bilang aktor/aktris akan memengaruhi keelokan cerita. Kalo boleh gue bilang, Lee Sung Kyung ini lebih cocok jadi pemeran antagonis, walaupun terkadang jadi tidak bisa jadi pemeran utama, atau peran yang bodor kayak perannya di Weightlifting Fairy Kim Bok-Joo (2017), soalnya disini dia perannya melow abis guys! Lee Sang Yoon pun karena gue pertama kali liat dia di On The Way To Airport (2016) gue gak pernah ngebayangin dia membuat banyak ekspresi, jadi pas liat dia disini harus membuat banyak ekspresi agak gimana gitu kayak kurang aja. Pemain pendukung yang lain sih udah bagus, udah cucok! Cuman memang dibandingkan dengan mantan Do Ha dan tunangannya, Lee Sung Kyung ini kemudaan banget keliatannya hiks.

Ini maksud gue dia lebih cucok disini hihi atau di Doctors (2016)

    Walaupun konsepnya "menantang" tapi ini gue bisa bilang ini termasuk drama yang easy to watch, jadi tidak perlu banyak mikir ketika nonton. Buat beberapa orang, bagian musikalnya bisa menjadi sebuah kelebihan. Secara keseluruhan, drama ini tergolong biasa aja dan not really recommended. 

Overall, its
6,9 / 10

IMDb : 7,1 / 10


Referensi
https://mydramalist.com/24078-about-time/cast
http://asianwiki.com/About_Time_(Korean_Drama)

Saturday, January 12, 2019

My 2018

12-01-19
Oh yes, its freaking 2019 now! Blog ini ternyata sudah 9 tahun menjadi digital diary seorang Hana. Jujur berat banget buat nulis-nulis lagi diblog, mungkin karena kombinasi males & sibuk yes, tapi gue sadar ditahun 2018 gue sama sekali gak nulis apa-apa, parah banget gak sih? Trus gue ngerasa sayang banget kalau gak nulis apapun tentang 2018 so here i am writing down some of 2018 memories.

    Dipostingan terakhir, i clearly stated that 2017 was never be my year. Gue gak bilang 2018 juga tahun gue sih (trus tahun gue kapan yah hmm) cuman 2018 jelas lebih baik dari 2017 like a lot better than 2017. Ditahun 2018 itu gue menjalani semester 4&5 yah, dari segi akademis dulu nih ya gue cerita. Semester 4 itu gue dan temen-temen gue secara sadar memutuskan untuk ambil 3 matkul dengan dosen yang kita anggap killer (tapi ya sebenernya gak killer sih) dan gue harus akuin kalau itu pilihan yang nekat karena kita tau kita akan menghadapi tugas, presentasi dan mental pressure yang berbeda dari kelas sebelah yang dosennya biasa aja. Tapi in the end, hahahahaha kita selamat sentosa menjalani semuanya, wow fantastis, bahkan hasilnya juga straight A coy! Walaupun ya dalam prosesnya emang aduhai banget perjalanannya dan banyak banget pengalaman barunya dan yang paling penting banyak banget ilmu yang didapet i'm telling you, banyak banget ilmu yang didapat dari dosen ini (dan juga banyak sumber bacaan yang didapat hihi). Tanggal 26 April 2018, tepat disaat ulang tahun gue yang ke-20, kita disuruh pilih peminatan secara mendadak. Gue dan dua teman gue yang lain memilih Jurnalistik Kriminologi (dan itu jadi penyesalan gue HUAA), mungkin karena mendadak dan emosi sesaat gue akhirnya pilih itu peminatan, padahal peminatan ini bakal ngaruh ke tema skripsi gue (add sad emoticons here). Semester 5, jadilah gue menjalani mata kuliah-mata kuliah peminatan gue tersebut tapi sembari belanja mata kuliah peminatan Kejahatan Transnasional (yang sulit tapi menarik). Semester ini gue udah mulai PP alias pulang-pergi, tidak ada asrama lagi huhu. Wow memang melelahkan tapi aku malah semakin gendut bukannya kurus asdfghjkl. Awal-awal rasanya pengen pulang terus karena yaampun 2 jam perjalan Depok-Bekasi coy rasa hati ingin cepat sampai rumah gak sih, jadi males lama-lama di kampus. Untungnya, semester 5 ini tidaklah begitu berat (jika dibandingkan dengan semester 3&4 yang ngos-ngosan banget keknya kuliah) jadi gue bisa istirahat-istirahat kecil ciaaa. Sampai gue menulis ini, gue masih nunggu nilai-nilainya keluar nih, semoga hasilnya yang terbaik ya! Amin. Yea, kehidupan akademis gue ya gitu-gitu aja sih ya detailnya gak mungkin juga sih gue ketik satu-satu tapi ya woy gak nyangka gak sih gue udah semester 6? Time flies so freakin' fast kawan-kawan, doakan gue bisa cari tempat magang yang oke, bisa cari tema skripsi/TKA dengan baik dan menulisnya dengan baik pula. Semoga gue bisa wisuda 2 Februari 2020 ya! :') Selain itu, gue juga sekarang les inggris lagi, tapi ya as you can see i am not brave enough to write in english jadi masih bilingual begini.

    Secara kegiatan, gue tahun ini bener-bener sih membatasi kegiatan-kegiatan kampus gue. Awal tahun gue cuman join MavenPRO aja, trus jadi bendahara Hari Seni Rupa dan Masa Bimbingan Kriminologi trus diakhir jadi asisten pengabdi pengmasnya departemen kriminologi. Lumayan deh dengan jadi salah satu asisten pengabdi gue bisa lebih deket sama dosen-dosen dan karyawan di kriminologi huhu thanks to puke who invite me to this. Sekarang dari segi finansial. Tahun 2017 i made a lot like lot A LOT of mistakes. Gue menghabiskan banyak uang tanpa pikir panjang dan tahun 2018 menjadi tahun penebusan buat gue. Gue banyak sekali belajar dari kesalahan ditahun ini,  belajar keluar dari zona nyaman gue untuk cari uang sebanyak-banyaknya dan bayar semua utang-utang gue. Uang udah kayak buah apel yang diputer-puter sama pemain sirkus, gue harus bisa gali dan tutup lubang untuk bisa ngelunasin utang tepat waktu. Puji Tuhan, gue selalu didampingi sama Yesus dalam prosesnya, gue harus bisa mangkas pengeluaran gue dan menambah pemasukan gue. Mulai dari Juli sampai sekarang (again, Puji Tuhan) gue dapet kerjaan sebagai admin olshop sebuah toko namanya Desain Interior yang akhirnya menjadi mata pencaharian gue sehingga gue bisa nggak minta uang lagi sama orang tua. Sampai sekarang sih gue masih ada utang-utang yang nyisa tapi slow but sure gue sedang berusaha melunasi segalanya. Fyi, ditahun 2019 moto gue adalah 'stop spending money you don't have', semoga gue bisa selalu mengikuti moto tersebut.
    What interesting in my 2018 adalah kedatangan EP AIESEC dari Jerman hihi gue dan keluarga gue memutuskan untuk jadi hostfam buat dia. Ya keluarga gue tuh gak pernah damai hingga kedatangan ini EP. Kita pergi ke banyak tempat termasuk Dufan, and it was the best time of my life! Huaa i wish i can turn back time :( huaaa banyak banget yang terjadi ditahun 2018 dan sayangnya gue gak bisa nulisin semua hiks

    Gue memutuskan untuk aktif nulis lagi sekarang, blog ini bukan hanya akan jadi digital diary gue tapi akan jadi tempat gue ngereview film/drama/buku, huhu semoga semua kewujud yaaa. Ya terakhir, happy new year ya! Semoga selalu terberkati 
<3 p="">
NHRH

Wednesday, December 27, 2017

Life is not for the weak

hallo my unexist reader. Here i am back again. Terakhir gue ngepost pas gue baru keterima SNMPTN yah? HAHA lol. Sekarang 27 Desember 2017, jam 21.08. Gue lagi liburan setelah menyelesaikan semester 3. Iya, gue udh semester 3 geng HEHE. Dunia perkuliahan? yea, fun. Semester 1 gue penuhi dengan berbagai kegiatan mabim, lomba maba di FISIP, kepanitiaan, dan volunteer mengajar Teras Cerdas, akademik? yah bisa banget ke handle lah ya, gampang! walaupun pas ngejalanin juga pasti gue ngeluh. Indah banget, rasa pengen selalu pulang ke bekasi selalu ada, tp gue juga betah di asrama (padahal sebelumnya gue nangis2 nggak mau di asrama lol). IP masih aman lah yaa. 
    Abis itu gue semester 2, agak lengang jadwal kuliahnya, trs gue agak shock gt ada 2 matkul yang harus ngereview tiap minggu (padahal itu nggak ada apa-apanya!), gue udh belajar bolos, dan akhirnya cuman beberapa matkul yang absennya full lol. End up IP gue turun lollllll (faktor ada matkul yang sampis bgt sih, nilai 'B' nya bener2 ngaruh mampus). Harus IP 3,5 keatas untuk bisa ambil full SKS disemester depan, beberapa temen gue didn't make it, but thank God i survived. TAPI, alig alig gue shock bgt pas awalan semester 3, mayoritas itu matkul jurusan gue dan full of review tiap minggu! mana dosennya juga ketat af. Ada satu matkul dimana gue harus buat review dan ppt (dgn segala ketentuannya dan ppt jg gak kepake krn toh kita nggak presentasi jg) tiap minggu, apesnya, kelompok gue BALA mampuz. Kelompok gue suka dihina di depan kelas, dan di label kelompok yang gagal bet keknya (lol). Daaaaaan masih bnyk banget kelelahan gue disemester 3, kekagetan gue dengan perkuliahan2 ini hfttttt.
    Sayangnya, masalah gue bukan cuman akademis. In the middle of the year (atau awal tahun ya), my mother decided to divorce. YEA, itu beban sangat berat menggantung dipunggung gue. 2017 nggak pernah jadi tahun gue. nggak pernah, sedetik pun. Full of tears, pain, confused, hate, and all the bad things. I hate it. Parents are suck. Pelarian gue adalah kepanitiaan gue dan kegiatan gue. AKHIRNYA, kuliah gue semua nabrak dengan segala kepanitiaan gue, gue jd dicap gak becus deh disetiap tugas gue, hebat kan? iyalah. Thats why IP gue juga ikut melorot, dan kemungkinan gue gak akan survive lg untuk ngambil full SKS. Nah coba, ada yang mau bantu gue menanggung semua beban ini? Gue mulai berpikir bahwa happines is just illusion, u create it. Emang hidup ini bukan untuk orang lemah ya, kalo enggak mah, gue udh nyilet tangan gue kali dr kemarin.
NHRH